여의사 산부인과 전문의가 여러분들 곁에 함께 공감하며 케어 하겠습니다.

Kiat Trading Berdasar Skema Candlestick: Pedoman Komplet guna Sukses d…

페이지 정보

profile_image
작성자 Arturo Cintron
조회 0회 작성일 26-01-09 15:12

본문

Pendahuluan
Pada dunia trading forex, salah satunya langkah yang seringkali dipakai oleh trader buat mengenali kekuatan gerakan harga yaitu lewat skema candlestick. Skema ini berikan deskripsi visual yang bisa menolong trader guna menentukan yang lebih bagus pada saat yang cenderung cepat. Tidak sekadar hanya gambar atau simbol, skema candlestick punya kandungan informasi penting terkait gerakan harga dan psikologi pasar.
Di artikel berikut, kita bakal mengkaji kiat trading menurut skema candlestick, yang bisa menolong Anda mengoptimalkan kesempatan di pasar forex. Kami juga mengupas beberapa type skema candlestick, bagaimana caranya mengetahui skema itu, dan teknik menggunakan skema candlestick dalam taktik trading yang efektif. Silahkan kita awali!
Apa Itu Skema Candlestick?
Skema candlestick yaitu representasi grafis dari gerakan harga satu pasangan mata uang dalam kurun tertentu. Tiap candlestick perlihatkan empat harga penting: harga pembukaan, harga penutupan, harga paling tinggi, serta harga paling rendah dalam era itu.
Pada biasanya, candlestick terdiri dalam dua sisi khusus:
Bodi: Anggota tubuh yang berisi warna (hijau atau merah) yang membuktikan gerakan harga di antara pembukaan serta penutupan.


Wick (Shadow): Garis tipis di bawah serta atas bodi yang perlihatkan harga paling tinggi serta sangat rendah yang tertera dalam kurun itu.



Skema candlestick ini dipakai buat menolong trader menandai perombakan trend serta kapasitas pembalikan arah pasar.
Kenapa Skema Candlestick Penting pada Trading analisa forex?
Skema candlestick berikan panduan yang pasti berkenaan hati pasar ketika saat itu, adakah kemampuan membeli (bullish) atau jual (bearish). Dengan mencermati pola-pola ini, seseorang trader bisa memperkirakan arah gerakan harga yang tambah lebih tepat.
Berlainan dengan sinyal teknikal yang gunakan data bersejarah serta rumus kalkulasi matematis, skema candlestick lebih memiliki sifat visual dan secara langsung merepresentasikan hubungan di antara konsumen serta penjual di pasar. Ini membuat lebih simpel dimengerti, terpenting untuk trader pemula.
Macam-Jenis Skema Candlestick yang Paling Kerap Dipakai
Tersebut merupakan sejumlah skema candlestick yang kerap dipakai dalam trading forex:

  1. Skema Bullish Engulfing
Skema Bullish Engulfing terjadi di saat sebuah candlestick kecil yang bearish (merah) seutuhnya tertutup oleh candlestick bullish (hijau) yang makin lebih besar. Skema ini membuktikan tersedianya kapasitas pembalikan harga dari menurun jadi naik. Ini merupakan signal kalau penekanan membeli mulai kuasai pasar.

Kiat Trading:
Waktu skema Bullish Engulfing tercipta di ruang dukungan, ini dapat menjadi isyarat guna buka posisi buy (long).



Pastikan volume perdagangan memberi dukungan gerakan harga ini buat menambah ketepatan prakiraan.



  1. Skema Bearish Engulfing
Kebalikannya dari Bullish Engulfing, skema Bearish Engulfing terjadi saat sebuah candlestick bullish (hijau) tertutup oleh candlestick bearish (merah) yang makin lebih besar. Skema ini umumnya berarti kalau mode naik sudah memulai kehilangan kesempatan baik dan harga condong bakal turun.

Trik Trading:
Waktu skema Bearish Engulfing terbuat di tempat resistance, ini dapat menjadi isyarat buat buka posisi sell (short).



Cermati verifikasi dari sinyal teknikal lain seperti RSI atau MACD untuk pastikan jika trend turun lagi mulai.



  1. Skema Doji
Skema Doji terjadi waktu harga pembukaan dan penutupan ada pada tingkat yang persis sama atau sangatlah dekat, menciptakan candlestick dengan bodi yang kecil. Skema ini memperlihatkan ketidaktetapan pasar dan kerap menjadi tanda pembalikan arah.

Siasat Trading:
Doji dituruti {} candlestick besar (bullish atau bearish) dapat menjadi verifikasi kalau harga akan bergerak ke spesifik.



Doji di ruangan dukungan atau resistance sering memberikan kapasitas pembalikan harga.



  1. Skema Hammer dan Inverted Hammer
Skema Hammer dan Inverted Hammer adalah skema candlestick yang miliki bodi kecil serta wick panjang di bawah atau di atasnya, masing-masing memperlihatkan kapasitas pembalikan arah. Skema Hammer terjadi di mode turun, sementara itu Inverted Hammer berlangsung di trend naik.

Taktik Trading:
Hammer yang tampil di ruangan dukungan bisa jadi isyarat pembalikan harga ke atas (buy).



Inverted Hammer yang ada di ruang resistance bisa jadi tanda pembalikan harga ke bawah (sell).



  1. Skema Tembakan Star
Skema Tembakan Star ialah kontradiksi dari skema Inverted Hammer serta memperlihatkan kemampuan pembalikan bearish. Skema ini punyai bodi kecil dengan wick panjang di atas dan sekurangnya atau mungkin tidak ada wick di bawah bodi. Kebanyakan muncul dalam trend naik dan mengisyaratkan peluang terjadinya pembalikan menuju turun.

Taktik Trading:
Tembakan Star yang ada di tempat resistance dapat menjadi tanda buat buka posisi sell (short).

IMG_20210403_154730.jpg

Nanti verifikasi dari candlestick seterusnya buat menegaskan jika pasar akan balik arah.



Memakai Skema Candlestick dalam Trick Trading Forex
Buat manfaatkan skema candlestick dengan efektif, Anda penting mengkombinasikannya dengan sinyal teknikal yang lain, seperti RSI, MACD, atau moving averages, manfaat menegaskan jika tanda yang dibuat semakin kuat dan bisa dihandalkan.
Di bawah adalah langkah-langkah yang bisa Anda mengikutinya dalam memanfaatkan skema candlestick dalam trick trading forex:

  1. Tentukan Timeframe yang Benar
Skema candlestick bisa terwujud pada pelbagai timeframe, tetapi skema di timeframe yang makin lebih besar condong lebih presisi. Guna mendapat signal yang tambah lebih kuat, trader kerap kali gunakan timeframe harian (daily) atau empat jam (H4).
  1. Perhatikan Verifikasi Volume
Volume perdagangan ialah unsur penting pada trading gunakan skema candlestick. Volume yang lebih besar waktu skema candlestick terjadi memberi verifikasi kalau gerakan harga itu ditunjang oleh kapabilitas pasar yang cukup.
  1. Memakai Dukungan serta Resistance
Skema candlestick yang terwujud disekitaran tingkat dukungan atau resistance mempunyai kemungkinan semakin tinggi buat hasilkan pembalikan harga yang penting. Pengamatan level-level ini sebelumnya mulai trading.
  1. Mengaplikasikan Management Resiko
Seperti juga trik trading yang lain, management akibat negatif sangat perlu dalam trading gunakan skema candlestick. Tetapkan setop loss serta take keuntungan di tiap posisi buat perlindungan modal serta meyakinkan keuntungan yang stabil.

Keuntungan Memanfaatkan Kiat Skema Candlestick dalam Trading Forex
Gampang Dimengerti: Skema candlestick memberinya kisah visual yang pasti perihal psikologi pasar, hingga gampang dimengerti oleh trader pemula sekalinya.



Efektif dalam Tentukan Pembalikan Harga: Pola-pola tersendiri, seperti Bullish Engulfing atau Doji, kerap kali menjadi isyarat pembalikan yang presisi.



Menolong Menandai Trend Anyar: Skema candlestick bisa menolong trader buat mengenali awalan dari sebuah mode anyar, baik itu mode naik (bullish) ataupun trend turun (bearish).



Ringkasan
Siasat trading berdasar pada skema candlestick yaitu satu diantara teknik yang efektif serta banyak dipakai oleh trader forex buat menganalisis gerakan harga. Dengan pahami beragam skema candlestick serta menyatukannya dengan tanda teknikal yang lain, Anda bisa membikin ketetapan trading yang tambah lebih cocok serta memberikan keuntungan.
Tetapi, seperti sama dengan semuanya trick trading yang lain, penting selalu untuk menjalankan management akibat negatif yang bagus serta tidak tergantung seluruhnya di skema candlestick tanpa ada verifikasi selanjutnya. Bila Anda baru mengawali trading forex, pastini guna latihan terlebih dulu di account demonstrasi saat sebelum mengawali trading dengan dana nyata.
Dengan pengalaman dan wawasan yang cukup terkait skema candlestick, Anda bisa tingkatkan kesempatan sukses di pasar forex . Sehingga, teruslah belajar, latihan, serta rasakan perjalanan trading Anda!